Cukup Untuk 20 Hari, Stok BBM Dan LPG Jelang Lebaran Dinyatakan Aman

JAKARTA – Melalui Departemen ESDM, pemerintah memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG untuk kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran dalam kondisi aman.

Agung Pribadi, Kepala Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, mengatakan kenaikan harga minyak internasional akibat konflik Rusia-Ukraina telah membebani anggaran negara. Kompensasi untuk bahan bakar dan LPG dan perpajakan untuk entitas komersial.

“Dalam APBN 2022, asumsi ICP sekitar US$63 per barel, dan saat ini sekitar US$100 per barel. Padahal kebutuhan APBN sangat mendesak untuk pemulihan ekonomi nasional, termasuk perlindungan terhadap rentan, “, katanya. Agung, Jumat (15 April 2022).

Agung mengatakan fokus pemerintah dalam jangka pendek adalah memastikan kecukupan pasokan bahan bakar dan elpiji kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Selama Ramadhan dan Idul Fitri, kebutuhan bahan bakar dan LPG Anda tersimpan dengan aman selama lebih dari 20 hari.

“Pemerintah juga terus menghimbau kepada masyarakat yang tidak mampu untuk tidak menggunakan BBM dan LPG bersubsidi, mengingat anggaran tersebut dialokasikan kepada yang membutuhkan. Subsidi BBM dan LPG harus adil terhadap sasaran. Pembayaran” . Dan elpiji” kata Agung.

Ia mengatakan, pemerintah memahami situasi sulit yang dihadapi masyarakat sekarang, dan pemerintah memperhatikan dengan melakukan yang terbaik untuk terus memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Untuk saat ini kami hanya fokus menjaga pasokan BBM dan LPG dalam jangka pendek, dan kami juga melakukan pemantauan,” katanya.

“Jangan menggunakan bahan bakar penolong dan elpiji yang bukan hak Anda. Kami ingin anggaran subsidi digunakan untuk pertumbuhan ekonomi,” kata Agung.

PT Pertamina (Persero) siap merespons peningkatan jumlah penduduk yang kembali pada tahun ini selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri.

Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Mulyono mengatakan prakiraan pemerintah menunjukkan bahwa selama acara penyambutan Idul Fitri 2022, sekitar 85,5 juta orang akan pulang dan 33 juta mobil akan bergerak di seluruh Indonesia.

Pertamina telah membentuk Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) yang siap mengantisipasi dan mengamankan pasokan dan pendistribusian BBM dan LPG selama mudik Lebaran tahun 2022. Pekerjaan kelompok ini valid. dari April. 11 Mei 2022 – 10 Mei 2022

”Dari hulu, pengolahan, pengiriman, pemasaran, hingga gas, semua orang di Pertamina Subholding bersinergi untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat kita terpenuhi dengan baik,” kata Mulyono.

“Satgas RAFI akan bekerja sepanjang waktu untuk memastikan bahwa kebutuhan energi masyarakat terpenuhi secara memadai. Seluruh infrastruktur distribusi energi siap menjamin pasokan BBM dan LPG,” ujarnya.

Sementara itu, Alfian Nasution, Presiden Direktur PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Commercial & Trading (C&T), mengatakan secara keseluruhan persediaan dan distribusi BBM dan LPG Pertamina kini telah beroperasi dengan aman dan lancar.

Pertamina telah menyiapkan persediaan tambahan berdasarkan perhitungan perkiraan konsumsi rata-rata setiap produk.

“Produk Bensin (bensin) Pokja 2022 diharapkan meningkat 11% dari 90.000 liter (KL) per hari (KL) menjadi 100.000 KL mulai tahun 2021, karena produk solar Satgas akan meningkat pada tahun 2022. Itu 44.000 KL per hari, meningkat 24% dibanding tahun lalu 36.000 KL per hari untuk satgas,” kata Alfian.

Alfian juga menambahkan, puncak kenaikan konsumsi bensin terjadi pada arus balik H-1, H+1 (return flow) dan H+5.

Sedangkan untuk produk solar, H-4~H-1 (dalam perjalanan pulang) dan H+5~H+7 arus balik karena pembatasan truk besar, permintaan solar menurun.

“Baik OSP (Public Service Obligation) dan Non-OSP akan meningkat 3% dari 25.000 ton per hari menjadi 27.000 ton per hari pada Satgas Produk LPG 2021. Khusus untuk LPG PSO, perkiraan Satgas 2022 adalah lebih tinggi dari Satgas 2021. Itu naik 6%.” pungkas Alfian.

Cek Fakta Benarkah Cadangan Bbm Indonesia Cuma 20 Hari
Cnbc indonesia menelusuri bahwa cadangan bbm di pertamina umumnya hanya cukup untuk 20 hari hal ini disebabkan karena indonesia tidak cukup

Cukup Untuk 20 Hari Stok Bbm Dan Lpg Jelang Halloindo
Cukup untuk 20 hari stok bbm dan lpg jelang lebaran dinyatakan aman by 6 jam 35 menit 10 pertamina menyiapkan tambahan stock sesuai dari

Pertamina Bantah Pertalite Langka Stok Cukup Untuk 20 Hari
Liputan6 com jakarta pt pertamina persero telah menaikan harga bbm dengan nilai oktan ron 92 atau pertamax menjadi rp 12 500 13 000

Pertamina Jamin Stok Solar Bersubsidi Cukup Untuk 20 Hari
Irto melanjutkan pertamina patra niaga akan terus memonitor seluruh proses distribusi mulai dari terminal bbm hingga konsumen untuk memastikan

Pertamina Klaim Stok Subsidi Solar Cukup Untuk 20 Hari
Antrean panjang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum spbu terutama kendaraan truk untuk mengisi bbm subsidi jenis solar

Stok Solar Subsidi Cukup Untuk 20 Hari Tak Perlu Panic Buying
Irto melanjutkan pertamina patra niaga akan terus memonitor seluruh proses distribusi mulai dari terminal bbm hingga konsumen untuk memastikan

Pertamina Catat Stok Bbm Indonesia Saat Ini Cukup Untuk Kisaran
Untuk ketahanan stok bbm nasional jenis gasoline pertamax turbo pertamax pertalite dan premium tercatat berada di atas 20 hari

Stok Bbm Cukup Untuk 20 Hari Mendatang Kabarmedan Com
Ketahanan stok di bbm masih dapat mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama 20 hari ke depan unit manager communication csr pertamina

Cukup Untuk 20 Hari Stok Bbm Dan Lpg Jelang Lebaran
15 hours ago pertamina menyiapkan tambahan stock sesuai dari perhitungan proyeksi rata rata konsumsi untuk masing masing produk bbm dan lpg

Pemerintah Pastikan Stok Bbm Dan Lpg Jelang Lebaran 2022
Network ism sen wly artikel ini telah tayang di dengan judul cukup untuk 20 hari stok bbm dan lpg jelang lebaran

Tambah Stok 15 Pertamina Pastikan Pasokan Bbm Aman
Kerja sama kementerian esdm agung pribadi mengatakan seluruh bbm pasokannya terus dijaga terutama solar agar cukup untuk 20 hari lebih

Leave a Reply

Your email address will not be published.